Ringkasan Pasar 4 Agustus 2026
Kurs Rupiah
Kurs referensi Dolar AS terhadap Rupiah berada di Rp17.977 per USD (3 Agustus 2026, kurs acuan European Central Bank). Angka ini kurs referensi, bukan kurs jual-beli di bank atau money changer — arah pergerakannya yang lebih berguna dibaca ketimbang angka persisnya. Terhadap mata uang utama lain, satu Dolar AS setara EUR 0,8669, JPY 156,68, SGD 1,2816. Sumber: European Central Bank via Frankfurter
Kripto
Bitcoin diperdagangkan di $63.525,00 (sekitar Rp1.141.535.001), nyaris tidak bergerak 0,07% dalam 24 jam terakhir. Ethereum di $1.857,64, melemah 1,30% — bergerak berlawanan arah dengan Bitcoin. Dari 3 aset lain yang dipantau, 1 menguat dan 2 melemah dalam 24 jam terakhir. Sumber: CoinGecko
Saham global
Dari 5 saham global yang dipantau pada penutupan 3 Agustus 2026, 4 ditutup menguat dan 1 melemah. Penguatan terbesar dicatat Microsoft Corporation (MSFT) di $487,65, +4,93%. Di sisi lain Apple Inc. (AAPL) ditutup di $303,42, -1,78%. Catatan: daftar ini saham bursa Amerika Serikat. Saham Bursa Efek Indonesia belum masuk karena sumber datanya belum tersedia — dan halaman ini tidak menampilkan angka yang tidak bisa ditelusuri sumbernya. Sumber: Twelve Data
Ekonomi Indonesia
Inflasi tahunan Indonesia tercatat 1,91% untuk 2025. Angka ini rilis tahunan World Bank, jadi bergerak lambat — berguna buat melihat arah, bukan buat reaksi harian. Suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate berada di 5,75% per keputusan 22 Juli 2026. Sumber: Bank Indonesia & World Bank
Global & The Fed
Suku bunga acuan The Fed berada di 3,63% (data 1 Juli 2026). Buat Indonesia ini penting karena selisih bunga AS dengan dalam negeri ikut menentukan arah aliran modal asing, dan lewat situ menyentuh Rupiah. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun di 4,75% (31 Juli 2026). Tingkat pengangguran AS 4,20% (1 Juni 2026). Sumber: FRED — Federal Reserve Bank of St. Louis
Bahan analisa, bukan saran investasi.